Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Kamis, 30 April 2009

Cerita Lucu dari Negeri Leluhur





Wah gue baru dapet info Lucu nigh dari sebuah forum, Info buat yang Suka Mandarin atau yang belum suka mandarin.. Mungkin info ini akan menghilangkan stress anda..

1. Kanan ke Kiri 

Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China.

Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bos-nya. Si Bos bertanya "Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?" 

"Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita..." kata si salesman. "Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar...." 

Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China, poster kedua bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar.

Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China." "Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?" tanya si Bos. Si Salesman menjawab "Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan ke kiri." 

------------------------------------------------------------------------------------------------- 
2. Ganbei dan can't pay

Ada kisah seorang Cina dengan seorang Inggris yang saling tak mengerti bahasa mereka masing-masing pergi ke restoran makan bersama. 

Dengan bahasa Inggris seadanya mereka saling menyetujui makanan yang dipesan dan ketika makanan datang mereka mulai makan. 

Setiap kali orang Cina tersebut mengangkat gelasnya, ia berkata kepada kawan Inggrisnya, "Gan bei!" (baca: kan pei!; artinya: "bersulang!")

Orang Inggrisnya semula tertegun, namun ia kemudian melanjutkan makannya. Hal ini terulang lagi setiap kali orang Cina tersebut hendak minum, ia mengucapkan "Gan bei!" (baca: kan pei)

Si orang Inggris ini hanya mengangguk, diam sebentar kemudian melanjutkan makannya. 

Tak lama kemudian orang Cina itu kembali meneriakkan "Gan bei!" sambil mengangkat gelas. Kali ini orang Inggris itu meletakkan alat makannya lalu berkata lantang kepada kawan Cina nya, "It's all right if you CAN'T PAY! I will pay!"

------------------------------------------------------------------------------------------------- 
3. Orang Hokkian dan Betawi 

Jaman dulu, ada 1 orang Hokkian dan Betawi yang tersesat di hutan rimba Tangerang. Keduanya merasa sangat haus mencari jalan keluar. Tiba-tiba mata mereka tertumbuk ke 1 kelapa yang tergolek di tanah. Terjadilah dialog ini: 

Hokkian: Hei, ada ya! (note: dalam bahasa Hokkian, kelapa = ya)
Betawi: Bukan. Ini namanya kelapa!
Hokkian: Ini ya!
Betawi: Kelapa!

Mereka pun bertengkar dan sepakat siapa yang benar boleh minum isi kelapa itu. Mereka pun berjalan sambil menenteng kelapa dan akhirnya sore hari bertemu dengan perkampungan penduduk. Si Betawi pun bertanya ke penduduk  Betawi1: 

Betawi    : Bang, mau tanya. Ini namanya kelapa kan? 
Betawi1 : Ya! (maksudnya Iya)
Hokkian: Tuh apa owe bilang. Ini namanya ya! 


Tak puas, mereka pun bertemu lagi dengan Betawi 2. 

Betawi: Bang, bang mau tanya. Ini namanya kelapa kan? 
Betawi 1: Ya!
Betawi: ???!!! 

Ket: Dalam Mandarin, kelapa = ye2zi. Dalam Hokkian adalah yaci, disingkat ya.

Humor dari Negeri China

Kemaren saya dapat artikel dari sebuah milis, begini ini cerita artikel tersebut...

Benjamin Netanyahu dan Simon Peres adalah orang Yahudi, dan mereka duduk di sebuah restoran Chinese di Shanghai.

"Simon," tanya Benjie, "Kira-kira ada Chinese Jews (Yahudi keturunan China) ga di Shanghai?" 
"Saya tidak tahu," kata Simon. "Tanya pelayan restoran saja". 

Ketika pelayan datang, Benjie bertanya padanya, "Di Shanghai ada Chinese Jews ga?" 
"Sebentar, Sir. Saya tanya teman saya di dalam dulu" kata pelayan, lalu masuk ke dapur. 

Pelayan kembali beberapa menit kemudian dan berkata, "Tidak ada, Sir. Tidak ada Chinese Jews." 
"Pasti?" Benjie bertanya lagi.
"Saya akan cek lagi, Sir. Mohon tunggu sebentar", jawab pelayan dan kembali masuk ke dapur.

Ketika pelayan di dapur, Simon berkata, "Saya tidak percaya tidak ada Jews (orang Yahudi) di China. Orang-orang kita kan tersebar di seluruh dunia, sama seperti orang Chinese." 

Si pelayan kembali dan berkata, "Sir, tidak ada Chinese Jews." 

"Are you really sure?" Benjie bertanya lagi. "Saya tidak percaya tidak ada Chinese Jews." 

"Sir, saya sudah bertanya ke semua orang," jawab pelayan dengan santai. "Kami punya orange Jews, apple Jews, tomato Jews, dan grape Jews, tapi tidak seorang pun di dapur kami tahu Chinese Jews! Jika Anda mau, kami punya Chinese Tea.

Sabtu, 07 Maret 2009

Vatikan menganjurkan menggunakan Sistem Keuangan Islam


ROMA, KAMIS — Vatikan mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Vatikan bilang, perbankan dunia seharusnya melongok pada peraturan keuangan Islam untuk meningkatkan kembali kepercayaan para nasabahnya di tengah krisis global seperti sekarang ini.

“Prinsip yang beretika yang diusung perbankan Islam dapat mendekatkan pihak bank dengan para nasabahnya. Selain itu, spirit kejujuran harus tecermin dalam setiap jasa layanan yang diberikan,” demikian seperti yang tertulis dalam artikel harian Vatikan Osservatore Romano, Selasa (3/3) waktu setempat.

Loretta Napoleoni dan Claudia Segre, Abaxbank Spa Fixed Income Strategist, dalam artikel tersebut menulis, perbankan barat dapat menggunakan sejumlah alat, seperti obligasi syariah yang lebih dikenal dengan sukuk sebagai jaminan (collateral). “Sukuk juga dapat digunakan untuk mendanai industri otomotif atau pekan Olimpiade di London nanti,” tulis mereka.

Sebelumnya, pada 7 Oktober lalu, Paus Benedict XVI berpidato, konklusi dari hancurnya pasar finansial saat ini merefleksikan tidak ada yang abadi selain keberadaan Tuhan. Vatikan juga selalu menyoroti kondisi perekonomian global dan merilis sejumlah artikel yang mengkritik model pasar bebas yang banyak berdampak buruk dalam dua dekade terakhir ini.

Sementara itu, Editor Osservatore Giovanni Maria Vian mengatakan, “Agama yang hebat selalu memiliki atensi yang penuh terhadap dimensi perekonomian masyarakatnya.” (Barratut Taqiyyah/Kontan)


Program Nuklir Iran Perlu demi Kehormatan Islam

TEHERAN,JUMAT — Seorang ulama terkemuka Iran mengecam Menteri Luar Negeri Arab Saudi atas sindirannya belum lama ini mengenai Iran.

Dalam khotbah Jumat (6/3), Ayatollah Ahmad Khatami mengecam Pangeran Saud al-Faisal, dengan mengatakan ucapannya kedengaran seperti Menteri Luar Negeri Israel yang merupakan musuh besar Iran.

Diplomat Arab Saudi itu pekan ini menyerukan agar sesama orang Arab bersatu menghadapi apa yang dia sebut “tantangan Iran” yang ditimbulkan program nuklir negara non-Arab itu. Serta campur tangan Iran dalam kaitan dengan keamanan di Teluk Arab.

Ayatollah Khatami dalam wawancara yang disiarkan radio Pemerintah Iran mengatakan, Israel berusaha mengalihkan perhatian Arab. Dia menambahkan program nuklir Iran merupakan kehormatan bagi dunia Islam.

Komentar pejabat Arab Saudi itu hanyalah salah satu dari beberapa yang mempertanyakan peran Iran di kawasan itu pekan ini. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas meminta supaya Iran berhenti turut-campur dalam urusan Palestina.


ONO
Sumber : VOA

Selasa, 03 Maret 2009

Mengenal si Pembuat Facebook


Facebook merupakan fenomenal di dunia maya, bagaimana tidak hampir setiap orang di dunia mengenal dan mempunyai akun di Facebook.com. Situs ini menyediakan layanan pertemanan lintas negara bahkan dunia, sehingga kawan-kawan atau pacar lama dapat berinteraksi dan bertemu kembali melalui media ini.

Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.

Presiden AS Barack Hussein Obama bahkan memanfaatkan situs ini sebagai salah satu cara untuk meraih dukungan dalam Pemilihan Presiden AS, tahun lalu. Inilah buah karya Mark Elliot Zuckerberg, seorang keturunan Yahudi AS, salah satu dari tiga pendiri Facebook.

Mengapa Facebook melejit? Pakar teknologi informasi, Dr Linda M Gallant, Asisten Profesor dari Emerson College, Boston, memberi penjelasan, ”Situs internet umumnya menyajikan informasi dan para penjelajahnya hanya menerima apa adanya. Sekarang ini para penjelajah ingin berpartisipasi sebagai pengisi situs. Facebook memenuhi hasrat itu.”

Mengapa Facebook mengejar My Space, situs jaringan sosial terbesar pertama di dunia sebelum April 2008? Keadaan bahkan sudah berubah, Facebook tidak lagi nomor dua sebagaimana ditulis di situs Techcrunch.

Situs Mashable (The Social Media Guide) menyatakan, desain Facebook lebih enak dilihat dan dijelajahi serta menawarkan hal-hal yang lebih riil. Sebagai contoh, Facebook menawarkan orang lain yang kira-kira Anda kenal untuk di-add (ditambahkan) jadi teman. My Space juga menyodori Anda beberapa teman, tetapi termasuk menyodori orang-orang dari negeri antah berantah menjadi teman.

Apa pun latar belakang kemajuan Facebook, nama Zuckerberg sudah melejit ke seluruh dunia seperti meteor. Banyak pengguna Facebook yang merupakan orang-orang elite dunia. Facebook juga menjadi sarana komunikasi para karyawan Toyota, Ernst & Young, dan perusahaan kaliber dunia lainnya.

Siapa Zuckerberg? Dia adalah pemuda berusia 25 tahun dan masih singel, perancang teknologi informasi sekaligus pemuda berjiwa wiraswasta. Saat belajar di Harvard University pada tahun 2004, dia menciptakan Facebook bersama kawannya, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes.

Hughes kemudian direkrut Obama saat masih menjadi calon presiden untuk membuat situs barackobama.com.

Di Facebook, Zuckerberg bertanggung jawab untuk urusan garis kebijakan umum dan penyusunan strategi perusahaan yang kini menjadi rebutan para pemasang iklan dan para investor.

Zuckerberg telah mendapat julukan sebagai ”salah satu orang yang paling berpengaruh pada tahun 2008” versi majalah Time. Pada Forum Ekonomi Davos 2009, Zuckerberg termasuk dalam daftar pemimpin muda karena prestasi dan komitmen terhadap masyarakat serta berpotensi menyumbangkan ide untuk membentuk tatanan dunia baru.

Pemuda itu tampil dalam sesi ”Pengalaman Digital Mendatang” pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Peserta lain yang hadir antara lain Chad Hurley (YouTube), Craig Mundie (Microsoft), Shananu Narayen (Adobe), Hamid Akhvan (T-Mobile), dan Eric Clemmons (Wharton).

Salah satu poin menarik yang diberikan Zuckerberg adalah bahwa lebih dari 100 juta orang secara aktif menggunakan aplikasi bergerak pada Facebook. iPhone Facebook saja telah memiliki 5 juta pengguna aktif bulanan dan Blackberry untuk Facebook memiliki 3,25 juta pengguna aktif bulanan.

Kiprah Zuckerberg lewat Facebook melesat seperti roket. Pada Februari 2004 ketika Zuckerberg meluncurkan program itu, para siswa di AS langsung membuka akun di Facebook dan dari mulut ke mulut menyebar hingga merambah ke sekolah dan universitas lain.

Zuckerberg dan timnya pun kemudian pindah ke Palo Alto, California, dan mulai merangkul investor, seperti pendiri PayPal, Peter Thiel, dan pendiri Napster, Sean Parker.

Pada Agustus 2005 Zuckerberg secara resmi menamakan perusahaannya Facebook. Setelah berhasil mengumpulkan modal 12,7 juta dollar AS, dia mengembangkan perusahaan ke level berikutnya. Situs itu secara bertahap dan konsisten terus memperluas jaringan.

Saat ini ada lebih dari 175 juta pengguna aktif dengan berbagai fasilitas yang ada di situs itu. Facebook kini menjadi situs keempat yang paling sering dikunjungi di dunia.

”Pencuri”

Tentu saja sukses Zuckerberg dibarengi dengan kontroversi. Beberapa teman sekolahnya menuduh dia mencuri ide ConnectU untuk Facebook. Namun, gugatan soal itu ditepis pengadilan. Dia menyebabkan kehebohan karena dianggap ”menjual” data-data pribadi pemilik akun, tanpa menghargai privasi.

Pada tahun 2006 Zuckerberg mencengangkan dunia karena menampik tawaran Yahoo untuk membeli Facebook seharga 1 miliar dollar AS (atau sekitar Rp 12 triliun). Setahun kemudian, Microsoft membeli 1,6 persen saham Facebook seharga 240 juta dollar AS. Kini nilai ekonomi Facebook ditaksir sebesar 15 miliar dollar AS.

Zuckerberg yang lahir dari keluarga dokter yang kaya memiliki 20 persen saham di Facebook senilai 3 miliar dollar AS. Majalah Forbes mendeklarasikan Zuckerberg sebagai miliuner ”self made” termuda di planet ini.

Namun, jangan tanyakan perihal kehidupan pribadinya, tidak banyak yang diketahui. Maklum, ketika di SMA pun dia sudah berkutat dengan urusan komputer. Ketika itu dia ingin membantu jaringan yang dimiliki ayahnya untuk dipertemukan lewat dunia maya.

Kebiasaan ini terus melekat dan dia lupa belajar. Karena urusan komputer dan teknologi informasi inilah dia drop-out dari Harvard.

Entah iseng atau tidak, Facebook kini kebanjiran uang. ”Mengherankan juga, begitu banyak tawaran datang,” kata Zuckerberg kepada Techcrunch pada 7 Desember 2008.

Zuckerberg berambisi akan mengedepankan layanan dan aplikasinya sehingga penggunanya senyaman mungkin. Facebook adalah media sebagai alat penyatu warga yang ada dunia. Zuckerberg juga mengatakan bahwa ”Bukankah kami memiliki situs, yang membuat Anda merasa lebih enak menggunakannya?”

From: TeknologiNet.com

Sabtu, 28 Februari 2009

Belajar Bahasa C++ dari Nol

edisi12

Mengenali Berbagai Pesan Erorr Pada Bahasa C++

edisi13